Plagiarism Policy

 

 Plagiarism Policy

Edukasi IGI: Jurnal Ilmiah Ikatan Guru Indonesia

Edukasi IGI: Jurnal Ilmiah Ikatan Guru Indonesia berkomitmen menjaga integritas akademik dan menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah. Oleh karena itu, segala bentuk plagiarisme tidak dapat diterima dan akan menjadi dasar penolakan naskah maupun pencabutan artikel yang telah diterbitkan.

Pemeriksaan Similarity

Seluruh naskah yang dikirimkan akan diperiksa menggunakan perangkat lunak Turnitin untuk mengidentifikasi tingkat kesamaan (similarity index).

20%

Batas maksimal kemiripan dari kutipan yang belum diparafrase dengan baik.

4%

Toleransi tambahan untuk istilah umum, nama lembaga, model pembelajaran, dan referensi.

24%

Total Similarity Index Maksimum yang Diperbolehkan.

 Alasan Penolakan Naskah

  • Tingkat kemiripan melebihi batas yang ditetapkan jurnal.
  • Terindikasi plagiarisme sebagian maupun keseluruhan.
  • Parafrase yang tidak memadai terhadap sumber yang digunakan.
  • Penggunaan karya orang lain tanpa sitasi yang benar.
  • Publikasi ganda (duplicate publication).

 Retraction Policy (Kebijakan Pencabutan Artikel)

Artikel yang telah diterbitkan dapat dicabut (retracted) apabila ditemukan bukti yang jelas bahwa:

  • Data atau temuan penelitian tidak dapat dipercaya karena fabrikasi, manipulasi, atau kesalahan serius.
  • Artikel telah dipublikasikan di tempat lain tanpa izin atau tanpa pengungkapan yang memadai.
  • Terdapat unsur plagiarisme yang signifikan.
  • Penelitian dilakukan dengan melanggar prinsip etika penelitian.
  • Terjadi pelanggaran serius terhadap etika publikasi ilmiah.

 Pedoman COPE

Seluruh proses pencabutan artikel mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Jurnal berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas akademik dalam setiap keputusan editorial.

 Komitmen Integritas Akademik

Edukasi IGI mendukung budaya akademik yang jujur, bertanggung jawab, dan bebas dari plagiarisme guna menjaga kualitas publikasi ilmiah dan kepercayaan masyarakat akademik.

```